Jumat, 26 September 2014

Harapan tak Terjawab

Aku terdiam lalu membisu
Meratapi kepedihan hati yang sedang aku jalani
Mengharapkan seseorang yang sangat aku sayangi
Harapan yang mungkin tak akan kumiliki
   Aku mencoba untuk tersenyum
   Mencoba mengalahi kepedihan hati yang sedang kualami
   Kucopoti duru-duri yang menusuk dalam dihati ini
   Walaupun itu menyisakan rasa sakit yang sangat pedih
Terkadang diriku menangis
Menangis karena diriku tak berhasil memiliki dirinya untuk selamanya
Dirinya yang selalu ku impikan dan dirinya yang selalu ku dambakan
Tak kan pernah aku miliki walau diriku berharap penuh
   Usailah sudah
   Kini dirinya telah singga di dalam hati orang lain
   Sebuah fakta yang membuktikan bahwa memang diriku sudah tak pantas lagi dengannya
   Dirinya yang terlalu sempurna untuk orang sepertiku
   Bagaikan seorang Pedagang yang mencintai seorang Putri Raja...




                                                
                                                                           Oleh : Muhammad Andika Ramadhan

Tidak ada komentar: